Jumat, 25 Desember 2009

Nuklir Di Bidang Kedokteran dan Kesehatan

Abad 20 ditandai dengan perkembangan yang menakjubkan di bidang ilmu dan teknologi,termasuk disiplin ilmu teknologi kedokteran serta kesehatan.Terobosan penting dalam bidang ilmu dan teknologi ini memberikan sumbangan yang sangat berharga dalam diagnosis dan terapi berbagai penyakit-penyakit yang menjadi lebih penting secara epidemiologis sebagai konsekuensi logis dari pembangunan di segala bidang yang telah meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Penggunaan isotop radioaktif dalam kedokteran telah dimulai pada tahun 1901 oleh Henri Danlos yang menggunakan unsur radium untuk pengobatan penyakit tuberculosis. Namun yang dianggap bapak Ilmu Kedokteran Nuklir adalah George C Hevessy,dialah yang meletakkan dasar prinsip perunut (tracer) dengan menggunakan zat radioaktif.Waktu itu ia menggunakan radioisotop Pb212.Dengan ditemukannya radioisotop buatan maka radioisotop alam tidak lagi digunakan.

Radioisotop yang digunakan yang sering dipakai pada awal perkembangan Ilmu kedokteran Nuklir adalah I131.Tetapi lama kelamaan radioisotop ini tersingkirkan oleh adanya Tc99m,karena radioisotop ini relatif mudah ditemukan dan relatif murah harga nya.Namun demikian radioisotop I131 masih diperlukan untuk terapi dan diagnostik,khusus nya kanker tiroid.

Perkembangan ilmu nuklir dalam kesehatan juga tidak lepas dari perkembangan ilmu teknologi informasi,dan instrumentasi untuk pembuatan citra terutama dengan digunakannya komputer untuk pengolahan data sehingga sistem instrumentasi yang dahulu hanya menggunakan detektor radiasi biasa dengan sistem instrumentasi yang dahulu hanya menggunakan detektor radiasi biasa dengan sistem elektronik biasa dengan sistem elektronik yang sederhana,kini telah berkembang menjadi sistem elektronik canggih dilengkapi kamera gamma dan kamera positron yang dapat menampilkan citra bagian tubuh baik dua dimensi maupun tiga dimensi,dan baik statis maupun dinamis.

Dewasa ini,aplikasi tenaga nuklir dalam bidang kesehatan telah memberikan sumbangan yang berharga dalam menegakkan diagnosis maupun terapi di berbagai jenis penyakit.Berbagai jenis penyakit.Berbagai disiplin ilmu kedokteran seperti ilmu penyakit dalam,ilmu penyakit jantung,dan sebagainya telah mengambil manfaat dari ilmu teknik nuklir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar